This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 Juli 2013



Title           : Be my girl
Author     : Akina Furi
Cast          :
-          Lee Yunha
-          Jung Jin Young
-          Gong Chan Shik
-          Lee Jungha
Genre       : Romantic
Rating      : Teenager

Semoga FF yang agak gaje ini menghibur kalian. Hehe, ini FF pertamaku setelah lama banget hiatus. Anggep aja FF comebacknya aku, khekhe. Happy reading ^^, don’t forget to give me comment, Okey?

**

Selasa, 15 Mei 2012

FF ~ Will You Marry Me? ~ *oneshoot*

Halo! kali ini aku akan mempublish FF karyaku...

Happy Reading, hope u like it ^^




Author             : Akina Furi
Genre              : Romantic
Rathing            : Teenager
Main Cast        : Jin Young & Chae Ri

Eits! for attention!! don't copas n no bash! don't like? just silent.
 OK? ^^

**

Author POV

Chae Ri memandangi Jin Young dengan muka datar. Dia sudah sangat bosan hanya duduk dan di acuhkan seperti itu selama lebih dari dua jam di kafe ini. Jin Young lebih memilih berkutat dengan laptopnya daripada mengobrol dengan Chae Ri yang baru saja pulang dari pertukaran pelajar di Indonesia.
“Oppa”, panggil Chae Ri.

Rabu, 21 Maret 2012

Flower Boy Ramyun Shop

Kalian masih ada yang ingat dengan Jung Ill Woo kan?? dia yang main di Drama Korea "49 days" sebagai dewa kematian atau scheduler dan di "my fair lady" sebagai Yun Tae Yun(klo g slah. hehehe)

dia juga main d dramkor "Flower Boy Ramyun Shop". di bawah ini adalah link untuk mendownloadnya.



Title : Flower Boy Ramyun Shop
episode : 16 eps
genre : romance, comedy
link down:
ep 1
http://www.youtube.com/watch?v=GyQt0DkrCaw&feature=related
ep 2
http://www.youtube.com/watch?v=18LEEmT5ZG0&feature=related

Ep 3
http://www.youtube.com/watch?v=0K3nId_cqQU&feature=related

Ep 4 
http://www.youtube.com/watch?v=qJNAQSosub8&feature=related

Ep 5
http://www.youtube.com/watch?v=Q8Vu7hBQjg0&feature=related

Ep 6
http://www.youtube.com/watch?v=12kWyPz0hSI&feature=related

Ep 7
http://www.youtube.com/watch?v=LKZI6HjWtdE&feature=related

Ep 8
http://www.youtube.com/watch?v=oSA2lZrEEv4&feature=related

Ep 9
http://www.youtube.com/watch?v=DWW1_tV_jzo

Ep 10
http://www.youtube.com/watch?v=PjXBlXpOJLs&feature=related

Ep 11
http://www.youtube.com/watch?v=GXb_m9zeUkg&feature=related

Ep 12
http://www.youtube.com/watch?v=NB6NIPszb8s&feature=related

Ep 13
http://www.youtube.com/watch?v=NvT-5MGZZ64&feature=related

Ep 14
http://www.youtube.com/watch?v=vV8z_m4qZ2s&feature=related

Ep 15 part 1
http://www.youtube.com/watch?v=7Vha13kwzHU&feature=related

Ep 15 part 2
http://www.youtube.com/watch?v=icvPsc9kL54&feature=related

Ep 16
http://www.youtube.com/watch?v=WEMnL9b28CE&feature=related



Selamat mendownload n Happy Watching!!!

^^)*


kalau ada masalah sama linknya kasih tau ya... ^^

Selasa, 06 Maret 2012

Kloning


Secara harfiah, kata “klon” (Yunani: klon, klonos) berarti cabang atau ranting muda. Kloning berarti proses pembuatan (produksi) dua atau lebih individu (makhluk hidup) yang identik secara genetik.” Kloning organisme sebenarnya sudah bcrlangsung selama beberapa ribu tahun lalu dalam bidang hortikultura. Tanaman baru, misalnya, dapat diciptakan dari sebuah ranting. Dalam dunia hortikultura (dunia perkebunan), kata “klon” masih digunakan hingga abad ke-20.
Secara mendetail, dapat dibedakan 2 jenis kloning. Jenis pertama adalah pelipatgandaan hidup sejak awal melalui pembagian sel tunggal menjadi kembar dengan bentuk identik. Secara kodrati, mereka seperti “anak kembar”. Jenis kedua adalah produksi hewan dari sel tubuh hewan lain.
Dari segi teknis dan manfaatnya, kloning dibedakan atas tiga jenis, kloning embrio, kloning biomedik (terapetik), dan cloning reproduksi.
Kloning Terapeutik atau disebut juga “Kloning Embrio,” merupakan produksi embrio manusia untuk digunakan di dalam penelitian. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan stem cell yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan untuk terapi penyakit. Penelitian stem cell dilakukan untuk mengetahui bagaimana manusia bisa mencegah penuaan, bagaimana kita bisa ‘meremajakan’ kembali sel-sel yang sudah uzur sehingga dapat lebih lama mendukung kehidupan dan bagaimana kita bisa mengatasi penyakit-penyakit degeneratif yang juga berkaitan dengan penurunan fungsi tubuh. Namun permasalahannya Isu pengklonan embrio untuk memperoleh stem cell ini berhubungan apakah embrio harus diperlakukan sebagai manusia atau sebagai sesuatu yang berpotensi sebagai manusia atau sebagai jaringan hidup seperti jaringan tubuh lainnya. Karena pada faktanya dalam proses pemanenan stem cell embrio terjadi kerusakan pada embrio yang menyebabkan embrio tersebut akan mati. Padahal Pengambilan sel dari blastosis 8 sel merupakan suatu sel totipoten yang berpotensi menjadi manusia. Perdebatan tentang status moral embrio berkisar tentang Sel tubuh manusia semuanya hidup tetapi apakah dapat dianggap sebagai kehidupan.

Klon pertama manusia dirancang pada bulan November 1998, oleh American Cell Technologies, yang berasal dari sel kaki seorang manusia, dan sebuah sel lembu yang DNA-nya dipindahkan. Setelah 12 hari, klon ini rusak. Pada bulan januari 2008, Dr. Samuel Wood dan Andrew French, kepala pegawai ilmiah laboratoriurn Stemagen Corporation di California AS, mengumumkan bahwa mereka berhasil menciptakan 5 embrio manusia dewasa dengan menggunakan DNA dari sel kulit orang dewasa. Tujuannya adalah menvediakan sebuah sumber bagi tangkai sel embrio yang dapat hidup. Dr. Wood dan seorang temannya menyumbangkan sel kulit dan DNA dari sel-sel itu untuk dipindahkan ke dalam sel-sel manusia. Tidak jelas apakah embrio yang dihasilkan akan sanggup berkernbang lebih lanjut. Namun, Dr. Wood menyatakan bahwa kalaupun mungkin, menggunakan teknologi untuk kloning reproduktif adalah tidak etis dan illegal. Kelima embrio yang diklon tersebut akhirnya rusak.”
Manusia kloning pertama di dunia bernama Eve, bayi perempuan itu kini berusia 5 tahun. Sehat dan kini mulai menginjak pendidikan Taman Kanak Kanak di pinggiran kota Bahama.
Era manusia super mungkin bakal segera terwujud. Dunia tidak akan kekurangan stok manusia-manusia super genius sekelas Albert Einsten atau atlet handal sekelas Carl Lewis atauaktris sensual Jennifer Lopez. Manusia-manusia super itu bakalan tetap lestari di muka bumi. 100% sama persis, yang beda hanya generasinya.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kedokteran telah menghilangkan ketidakniscayaan itu. Melalui teknologi kloning, siapapun bisa diduplikasi.
Klaim Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, yang sukses menghasilkan manusia kloning pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu makin mendekatkan pada impian tersebut. Walaupun ini masih sebuah awal.
Clonaid adalah sebuah perusahaan yang didirikan sekte keagamaan Raelians tahun 1997. Mereka mempercayai kehidupan di bumi diciptakan mahluk angkasa luar melalui rekayasa genetika.
Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid tahun 2002. Dari 10 implan, lima gagal. Empat bayi kloning lainnya akan dilahirkan tahun ini, bahkan bayi kloning kedua akan lahir minggu ini.
Clonaid berencana mengimplantasi 20 klon manusia Januari ini. Pada saat bersamaan, para ahli independen akan diundang untuk melihat prosesnya sehingga bisa menyaksikan bagaimana contoh kloning, pertumbuhan embryo dan implantansinya.
Soal kekhawatiran banyak pihak tentang ketidaksempurnaan hasil kloning pada binatang yang dijadikan model pada kloning manusia, Broisselier menandaskan, kedua prosedur itu tidak bisa dibandingkan. Masalah yang timbul pada kloning binatang merupakan hasil dari prosedur khusus yang digunakan ilmuwan untuk mereproduksi binatang. Jadi bukan pada proses kloningnya.
“Kami orang-orang serius dan bertanggungjawab karena ini berhubungan dengan masalah kemanusiaan. Kami memberikan hak dan pilihan pada orang tua untuk memilih anak-anak sesuai gen mereka. Jika dalam proses kloning, peneliti Clonaid mendeteksi adanya abnormalitas, janin akan digugurkan,” katanya.
Kelahiran Eve merupakan sebuah kejutan. Sebelumnya para ilmuwan bersiap menerima kelahiran bayi kloning pertama ‘karya’ dokter ahli kesuburan Italia, Dr. Severino Antinori, awal Januari 2003.
Dua Lagi Wanita Hamil
Menurut Antinori saat ini ada dua wanita lain yang juga sedang mengandung bayi hasil kloning, dengan usia kandungan 27 dan 28 minggu. Namun ia menolak bertanggungjawab atas proses pengklonan terhadap kedua wanita tersebut, walaupun ia bertindak sebagai penasehat.
Antinori adalah ahli kesuburan yang piawai. Ia telah mendeklarasikan keberhasilannya mengklon babi dan primata dan berhasil menerobos prosedur fertilitas konvensional dengan membuat seorang wanita hamil pada usia 62 tahun pada 1994.
Kebanyakan ilmuwan setuju, reproduksi manusia dengan cara kloning memang memungkinkan. Namun mereka menekankan, eksperimen seperti itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tingginya resiko kematian dan gangguan pasca kelahiran.
“Upaya mengkloning manusia adalah tindakan tidak bertanggungjawab dan menjijikkan serta mengabaikan banyaknya bukti ilmiah dari 7 spesies mamalia yang sejauh ini sudah dikloning,” kata Rudolf Jaenisch, ahli kloning dari Massachusetts Institute of Technology.
Ilmuwan Roslin’s Institute, Ian Wilmut yang berperan dalam kelahiran Dolly menegaskan, kloning pada manusia amat mengejutkan karena jumlah kegagalan yang tinggi dan kematian pada bayi yang baru lahir.
Kloning pada binatang menunjukkan adanya kelemahan. Dolly, mamalia pertama yang berhasil dikloning terbukti menderita arthritis pada usianya yang masih muda.
Domba betina ini dikloning dengan teknik kloning transfer inti sel somatik (sel tubuh). DNA Dolly berasal dari sel tunggal yang diambil dari sel telur induknya yang kemudian difusikan dengan sel ‘mammary’ (sel kelenjar susu). Sel yang telah bergabung berkembang menjadi embryo yang kemudian ditanamkan pada biri-biri pengganti.
Perlu 227 Percobaan
Walau dikatakan berhasil, prosedur kloning ini tidaklah sempurna. Diperlukan 227 percobaan sebelum akhirnya tercipta Dolly. Kloning pada manusia lebih rumit dengan resiko yang besar dan sangat potensial terjadi kesalahan. Para ilmuwan khawatir, penggunaan teknik ini pada manusia akan ‘memunculkan’ malformasi.
National Bioethics Advisory Commission mengemukakan, penggunaan binatang guna memahami proses-proses biologi seperti dalam kasus Dolly, memberikan harapan besar bagi kemajuan dunia medis di masa depan. Namun tidak ada pembenaran untuk riset dengan tujuan menghasilkan anak manusia melalui teknik ini.
Para ilmuwan juga amat risau dengan risiko medik dan ketidakpastian yang berhubungan dengan kloning manusia. Salah satu kekhawatirannya adalah jika seorang bayi di klon, maka kromosomnya akan cocok dengan usia donor. Misalnya seorang anak hasil kloning yang berusia 5 tahun akan tampak seperti berumur 10 karena mendapat kromosom dari donor berusia 5 tahun , dengan disertai risiko penyakit jantung dan kanker.
Risiko buruk juga mengintai para wanita yang memutuskan mengandung bayi kloning. Menurut ahli perkembangan embryo pada mamalia, Prof Richard Gardner, para wanita tersebut beresiko terkena satu jenis kanker yang tidak biasa dan unik pada manusia, yang menyerang rahim, yaitu choriocarcinoma.
Mengacu pada berbagai risiko ini banyak negara melarang dilakukannya riset-riset kloning pada manusia. Presiden AS kala itu Bill Clinton mengeluarkan rekomendasi moratorium atau penghentian riset kloning manusia selama 5 tahun. Hampir semua agama juga melarang teknologi kloning pada manusia.
Namun selain memiliki sisi gelap, penelitian kloning pada manusia sebenarnya memberikan harapan bagi masa depan dunia kedokteran. Teknik kloning memungkinkan dokter mengidentifikasi penyebab keguguran spontan, memberikan pemahaman pertumbuhan cepat sel kanker, penggunaan sel stem untuk meregenerasi jaringan syaraf, kemajuan dalam penelitian masalah penuaan, genetika dan pengobatan.
Pro dan Kontra
Secara etis, tak ada masalah dalam kloning pada tumbuhan. Praktek kloning ini sudah lazim dan lama dilakukan. Sementara itu, terdapat perbedaan pendapat tentang kloning pada hewan. Ada pro dan kontra. Praktek kloning ini dibolehkan sejauh hewan tersebut tidak disiksa atau disakiti. Sementara itu, muncul pelbagai pendapat tentang kloning manusia. Muncul pertanyaan dan diskusi etis. Secara etis, apakah dibenarkan kalau kemajuan teknologi menghasilkan dan/atau menggunakan embrio insani yang hidup untuk menyiapkan sel-sel induk embrio? Gereja tidak membenarkan tindakan ini karena embrio manusia tidak dapat dipandang sebagai gumpalan sel. Embrio adalah sesosok pribadi. Embrio berhak hidup sebagai individu. Embrio semestinya dihorrnati. Dengan demikian, intervensi manusia yang merusak, melecehkan, atau mengobjekkan embrio tidak dapat diterima. Penolakan terhadap kloning embrio ini berlaku juga terhadap cloning teraupetik. Campur tangan yang berciri manipulatif ini tidak dapat diterima.
Di kalangan kelompok yang pro dengan kloning, sering muncul dua pendapat yang sebenarnya kurang membuktikan kebenaran. Adalah tidak wajar kalau seseorang dijadikan “fotokopi” atau di-”fotokopi”. Setiap pribadi manusia meiniliki hak atas originalitasnya. Dengan kloning, tak mungkin seseorang menjadi original. Manusia berhak menjadi makhluk hidup secara penuh. Kloning pada dasarnya merupakan instruinentalisasi. Manusia diobjekkan atau diperalat. Martabatnva dilecehkan. Manusia tak hanya dijadikan dengan gen, walaupun peranan gen memang besar. Namun, peran suasana, pendidikan, dan waktu akan ikut membentuk kepribadian seseorang. Peran seorang ibu waktu hamil dapat menentukan sikap seorang anak. Betapa pun, kloning tak pernah menjadikan makhluk baru yang sama persis. Dalam proses kloning, manusia menjadi tujuan, melainkan sebagai sarana uji coba.
Kloning manusia pada hakikatnva melecehkan manusia sendiri dan berakibat buruk. Kloning manusia memiskinkan manusia sebab manusia itu hanya berasal dari satu gen. Ini berbeda dari kepribadian seseorang yang dilahirkan dari proses kehamilan yang biasa. Campuran gen lelaki dan perempuan tidak ditemukan dalam proses kloning. Kloning membuktikan bahwa gen manusia begitu terbatas. Kloning berarti melawan secara fundamental persatuan antara pria dan wanita. Ada bahaya bahwa kloning manusia dipakai sebagai usaha atau cara untuk mengganti seseorang yang terkenal dalam sejarah atau melestarikan orang-orang dalam sebuah keluarga. Dengan demikian, muncul wajah-wajah yang sama. Kultus individu akan terus berlanjut dan manusia akan jatuh ke dalam kesombongan. Manusia dapat menciptakan homoculus°
Bertolak dari manfaat dan mudlaratnya teknologi kloning ini, agamawan, ahli politik, ahli hukum dan pakar kemasyarakatan perlu segera merumuskan mengenai aturan pemakaian teknologi kloning. Sebab ditangan ilmuwan ‘hitam’, kloning bisa menjadi malapetaka.
Seorang anggota kelompok Raelian, Brigitte Boisselier mengatakan, bukti ilmiah akan diajukan segera, jika saya tidak mengajukan bukti ilmiah, pasti Anda mengatakan saya telah mengarang cerita. Jadi satu-satunya cara adalah kami akang mengundang seorang pakar independen ke tempat orang tua bayi itu. Di sana ia bisa mengambil contoh sel dari bayi dan ibunya, untuk kemudian membandingkannya. Jadi, Anda akan mendapatkan bukti.
Raelian sejauh ini dikenal sebagai sekte agama yang percaya bahwa kehidupan di luar angkasa telah menciptakan kehidupan di bumi. Kelompok yang mendapat pengakuan resmi pemerintah negara bagian Quebec, Kanada, sebagai gerakan agama di tahun 1990-an ini mengklaim memiliki 55 ribu anggota di berbagai penjuru dunia, termsuk Amerika. Kelompok ini memilki sebuah taman yang terbuka untuk umum bernama UFOland, dekat Montreal.

Memperbaiki Keturunan

Kloning terhadap manusia (Eve) merupakan sebuah keberhasilan para ilmuwan Barat dalam memanfaatkan sains yang akhirnya mampu membuat sebuah kemajuan pesat – yang telah melampaui seluruh ramalan manusia. Betapa tidak, cara ini dianggap sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas keturunan: lebih cerdas, kuat, rupawan, ataupun untuk memperbanyak keturunan tanpa membutuhkan proses perkembangbiakan konvensional.
Revolusi kloning manusia ini semakin memantapkan dominasi sains Barat terhadap kehidupan manusia, termasuk kaum Muslim.
Apalagi, efek berikutnya dari perkembangan revolusi ini yaitu penggunaan dan pemanfaatannya akan selalu didasarkan pada ideologi tertentu. Bagi kaum Muslim sendiri, meskipun eksperimen ilmiah dan sains itu bersifat universal, dalam aspek penggunaannya harus terlebih dulu disesuaikan dengan pandangan hidup kaum Muslim.
Persoalan yang pertama adalah terkait dengan kontroversi adanya “intervensi penciptaan” yang dilakukan manusia terhadap “tugas penciptaan” yang semestinya dilakukan oleh Allah SWT. Dan persoalan yang kedua adalah bagaimana posisi syariat menghadapi kontroversi pengkloningan ini. Apakah syariat mengharamkan atau justru sebaliknya menghalalkan?


Rabu, 18 Januari 2012

Sejarah

 Perang Dingin
(Amerika Serikat >< Uni Soviet)
Perang dingin adalah sebuah "perang" di mana pasukan kedua musuh utamanya sebenarnya tidak pernah saling bertarung. Istilah "Dingin" digunakan untuk menjelaskan hubungan antara Amerika Serikat (beserta sekutunya disebut Blok Barat) dan Uni Soviet (beserta sekutunya disebut Blok Timur) selama masa 45 tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Ditakutkan bahwa perang ini akan berakhir dengan perang nuklir, yang akhirnya tidak terjadi.

Awal Perang Dingin
l  8 Agustus 1945 Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang
l  10 Agustus 1945 AS menjatuhkan bom atom di Jepang yang mengakhiri perang di Timur Jauh tanpa intervensi Soviet
l  Soviet terpicu untuk membangun reaktor nuklirnya sendiri
l  Situasi ini mengawali perang dingin diplomasi antara dua negara bekas sekutu tersebut.
Latar Belakang Perang dingin
1.      Perbedaan paham. AS paham liberal-kapitalis, sedangkan Uni Soviet paham sosialis-.
2.      Persaingan pengaruh blok barat dengan blok timur.
Usaha yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet pada saat perang dingin berlangsung:
-          Pembentukan komunis lembaga donatur ekonomi
Contoh: a) Marshall plan oleh Amerika Serikat untuk Eropa Barat
                          b) MSA oleh Amerika Serikat untuk daerah-daerah di Asia
                          c) Throuman Doktrin oleh Amerika Serikat untuk Turki dan Yunani
                          d) Molotov plan oleh Uni Soviet
-          Pembentukan pakta pertahanan militer
Contoh: NATO (North Atlantic Treaty Organization) dan SEATO (South East Asia Treaty Organization), ANZUS, dan METO yang di bentuk oleh Amerika Serikat dan Pakta Warsawa yang dibentuk oleh Uni Soviet.
SEATO di bentuk untuk membendung pengaruh komunis di Asia Tenggara, NATO dibetuk untuk membendung pengaruh komunis di Eropa Barat, ANZUS dibentuk untuk membendung pengaruh komunis di Pasifik Selatan (Australia dan Selandia Baru) dan METO untuk membendung pengaruh komunis di Timur Tengah. Sedangkan Pakta Warsawa yang di bentuk Uni Soviet di Eropa Timur adalah untuk menandingi NATO yang di bentuk oleh Amerika Serikat yang berupa kerja sama pertahanan dan keamanan negara-negara komunis.
-          Kegiatan Spionase
Kegiatan memata-matai negara musuh untuk negaranya masing-masing. Amerika Serikat menggunakan CIA (Central Intelligence Agency) sedangkan Uni Soviet menggunakan KGB (Komitet Gusudarstvennoy Bezopasnosti) dalam melakukan kegiatan mata-mata mereka.
-          Politik Pecah Belah
Demi kepentingan politik, ekonomi, dan militer, kedua negara (Amerika Serikat dan uni Soviet) mengadakan politik pecah belah. Negara dan bangsa yang terpecah belah antara lain Korea, Vietnam, dan Jerman. Khusus untuk Vietnam dan Jerman, negara ini telah bersatu kembali setelah perang dingin ini berakhir.
Ciri Karakter Perang Dingin:
1.      Adanya sistem aliansi
2.      Perlombaan senjata
3.      Kegiatan spionase
4.      Persaingan ekonomi
Pada saat perang dingin berlangsung, sempat timbul bahaya perang nuklir. Oleh karena itu terdapat juga berbagai upaya untuk mencegah bahaya perang nuklir tersebut. Sebagai contoh, selama periode tahun 1968-1982 telah dilakukan perjanjian berikut:
a.       Perjanjian Non-Poliferasi Nuklir(1968) antara Uni Soviet, Amerika Serikat, dan Inggris. Isinya tentang kesepakatan untuk tidak menjual senjata nuklir atau memberikan informasi kepada negara-negara non-nuklir.
b.      Perjanjian Pembatasan Senjata-senjata Strategis (1972) yang berisi kesepakatan untuk membatasi persediaan senjata-senjata nuklir strategis.
Usaha untuk meredakan Perang Dingin :
1.      Melalui KAA (Konferensi Asia-Afrika) yang di pelopori oleh Ali Sastroamidjojo
2.      Melalui GNB (Gerakan Non Blok). Gerakan ini adalah gerakan yang tidak memihak pada blok barat maupun blok timur.
3.      Melalui PBB yang bertugas menciptakan perdamaian dunia.
4.      Melalui Konferensi bilateral yang dilakukan oleh AS dengan Uni Soviet yang saling mengadakan pertemuan.
5.      Melalui penghargaan Internasional yang diberikan untuk presiden Mesir yaitu Anwar Sadad yang berdamai dengan negara Israel.
Peristiwa yang mengakhiri perang dingin :
a.       Runtuhnya Uni Soviet
b.      Tumbangnya komunis di Eropa Timur
c.       Bersatunya kembali negara Jerman
d.      Semakin kuatnya peranan ASEAN dan GNB
Perang dingin ini baru mulai mereda pada akhir tahun 1980 an ketika gorbachev menjadi pemimpin tertinggi di uni soviet dan amerika serikat dibawah kepemimpinan  Ronald Reageant dan diteruskan ke penggantinya yaitu George Bush. Beberapa hasil kongkret yang dicapai ialah pengurangan rudal nuklir jarak pendek dan menengah , pengurangan personil aktif dan sejumlah tank dinato dan pakta warsawa.
Dampak terjadinya Perang Dingin bagi dunia :
  1. Timbulnya kecemasan bayang-bayang akan Perang Dunia Ke 3
  2. Berdirinya Gerakan Non Blok
  3. Jerman terbagi menjadi dua bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur yang dibatasi oleh Tembok Berlin. Yang kemudian bersatu kembali ketika perang dingin berakhir.
Dampak Perang Dingin Bagi Indonesia:
Indonesia dijadikan ajang pengaruh demokrasi dan sosialis-komunis yang berdampak pada politik dan ekonomi Indonesia. Indonesia dihadapkan pada pilihan blok barat atau blok timur. Namun Indonesia dengan tegas menyatakan kebijakan luar negerinya tidak memihak siapapun dan ikut meredakan ketegangan. Arah politik luar negeri Indonesia adalah politik bebas-aktif. Demikian juga dalam bidang ekonomi, Indonesia memiliki prinsip sendiri yaitu Demokrasi Ekonomi.

Kamis, 22 Desember 2011

hahai... aq suka bgt sama video ni... lucu!!!!

masa' lomba siapa yg brhasil bwt jinyoung ktawa??? cra mreka pd lucu2!!!

Minggu, 30 Oktober 2011

Sinopsis One Litre Of Tears


Film 1 Litre of Tears atau Ichi Litre No Namida diperankan oleh Erika Sawajiri dan Nishikido Ryo. Film drama dari Jepang ini dibuat berdasarkan kisah nyata seorang wanita bernama Kito Aya. Saat berusia 15 tahun, dokter memvonis Aya menderita suatu penyakit yg tidak dapat disembuhkan, Spinocerebellar Ataxia. Penyakit ini menyerang otak kecil sehingga kelak penderitanya akan mengalami gangguan keseimbangan tubuh yang secara perlahan menyebabkan kelumpuhan, kesulitan berbicara, dan kesulitan menelan.
Script cerita 1 Litre of Tears ini diadopsi langsung dari Buku Harian yg Aya tulis sampai dirinya tidak mampu lagi untuk memegang bolpen. Di Jepang sendiri, buku ini laris terjual sampai dengan 1.1 juta copy.
Semasa hidupnya, Aya hanya memiliki satu impian yaitu tetap hidup. Keluarga, teman, serta orang-orang terdekat selalu memberikan semangat kepada dirinya. Penyakit yg semakin lama semakin menggerogoti tubuhnya tidak membuat Aya berkecil hati. Justru dengan penyakit inilah Aya semakin terpacu untuk menolong orang lain meskipun dengan kondisi fisik yg terbatas.
erika2
Aya meninggal pada usia 25 tahun. Kurang lebih selama 10 tahun dirinya menderita akibat Spinocerebellar Ataxia. Semangat pantang menyerah serta semangat hidupnya kini dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi orang banyak.
erika sawajiri
Rating : 4 (Skala 1 – 5)
Foto-foto Kito Aya semasa masih hidup :
 



kito aya

 Dan berikut ini adalah sinopsis dari tiap episodenya...

1 Litre of Tears Episode 1

Spinocerebellar Degeneration Disease adalah sebuah istilah yang menyisakan kenangan pahit dalam diri Shioka Ikeuchi. Tanpa terasa saat membuka sebuah buku harian, air matanya menetes membasahi salah satu halaman buku tersebut. Ingatan wanita itu melayang ke masa lalu, dimana saat itu hidupnya di keluarga Ikeuchi sedang berada di puncak kebahagiaan. Bagaimana tidak, selain akrab satu sama lain, putri sulungnya Aya Ikeuchi juga tinggal selangkah lagi masuk ke sebuah SMU favorit. Saking terburu-burunya berlari saat hendak menjalani tes masuk, Aya terjatuh dan menyenggol sejumlah sepeda yang diparkir. Salah satunya adalah milik Haruto Asou, yang semula berniat kabur dari ujian seleksi masuk. Dasar berhati baik, pemuda itu malah mengantarkan Aya ke sekolah tepat pada saat hujan deras turun. Untungnya, pihak sekolah masih berbaik hati memperbolehkan Aya dan Asou mengikuti ujian susulan. Saat pulang dan hendak berterima kasih, Aya keheranan melihat sikap dingin Asou. Namun tidak demikian dengan keluarganya, yang terkaget-kaget mendengar sang putri berboncengan sepeda dengan seorang pemuda.
Bisa dibayangkan bagaimana gembiranya Aya saat tahu dirinya diterima masuk ke SMU yang diincarnya, dimana mantan kakak kelasnya semasa SMP yang masih disukainya Yuji Kawamoto juga bersekolah disana. Melihat gadis itu tersipu-sipu saat diberi ucapan selamat oleh Kawamoto, sahabat baiknya tidak henti-hentinya mengolok.
Di rumah, kebahagiaan berlanjut saat acara makan malam, satu-persatu anggota keluarga Ikeuchi menghadiahi Aya sebuah barang. Saat menuang arak untuk sang ayah, terjadi kecelakaan kecil yang tanpa seorangpun tahu bakal menjadi pertanda tidak menyenangkan bagi keluarga Ikeuchi.
Dasar nasib, Aya kembali sekelas dengan Asou, bahkan mereka berdua ditunjuk sebagai perwakilan kelas. Sementara itu, Shioka yang kuatir melihat putrinya yang kerap terjatuh dan melakukan kecerobohan meminta Aya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.
Keberuntungan seolah selalu menyertai Aya, ia tampil menonjol di kelas dan olah raga sehingga besar kemungkinan terpilih di tim basket sekolah. Namun, kejadian di suatu pagi mengubah segalanya. Saat berlari keluar rumah, gadis itu terjembab dengan keras sehingga dagunya berdarah. Bisa ditebak, Aya menangis sambil menahan sakit sehingga keluarganya panik dan membawanya ke rumah sakit.
Waswas melihat sejumlah kejadian tidak biasa yang dialami putrinya, Shioka memberanikan diri untuk menemui dokter ahli syaraf Hiroshi Mizuno. Setelah melakukan sejumlah tes awal, akhirnya pria itu meminta Aya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh yang hasilnya bakal diketahui dalam beberapa hari.
Terus merenung sejak obrolannya dengan dokter tentang kondisi Aya, Shioka akhirnya mendapat telepon dari pihak rumah sakit yang memintanya datang bersama suami untuk mendengar penjelasan tentang kondisi putrinya. Datang sendirian, wajah wanita itu langsung berubah saat mendengar ucapan dokter Mizuno.
Menurut dokter muda tersebut, Aya terkena sebuah penyakit langka yang bakal membuat salah satu otaknya menyusut hingga tidak bisa bergerak maupun melakukan aktivitas seperti manusia normal dan bisa berujung pada kematian. Di saat yang sama, gadis itu sedang berusaha membujuk teman-teman sekelasnya dengan menceritakan kisah sang ayah yang dikaguminya.

1 Litre of Tears Episode 2

Paham betul bagaimana perasaan seorang ibu bila anaknya divonis yang tidak-tidak, dokter Mizuno langsung mengiyakan saat Shioka meminta ijin supaya Aya diperiksa oleh dokter lain. Meski begitu ia mengingatkan wanita itu kalau besar kemungkinan hasil diagnosa tersebut bakal sama.Di sekolah sendiri Aya sedang merasakan masa-masa indah sekolah, selain berhasil membujuk salah satu rekan sekelasnya untuk mau berpartisipasi di acara sekolah, ia juga terpilih sebagai salah satu anggota tim basket sekolah. Begitu sampai di rumah, ia langsung memamerkan seragam timnya tanpa sadar kalau Shioka sempat tertegun sebelum berhasil menyembunyikan kesedihannya. Bermaksud menyembunyikan penyakit sang putri sebelum tahu dengan pasti, Shioka memberikan Aya sebuah surat pengantar dari dokter dan meminta gadis itu untuk kembali ke rumah sakit. Disana, Aya bertemu dengan seorang gadis cilik Yuka dan langsung mengiyakan saat diminta bermain lempar-lemparan bola.
Dalam sebuah kejadian, tangan Aya gagal menangkap bola hingga membentur kepalanya. Begitu melihat luka di dagu, gadis kecil yang ditemaninya berujar kalau hal serupa juga terjadi pada ayahnya yang dirawat disana. Tanpa punya firasat apa-apa, Aya beranjak pulang setelah sebelumnya membungkuk hormat terhadap dokter Mizuno yang kebetulan lewat.
Demi mencari obat paling mujarab bagi putri kesayangannya, Shioka keteteran mengurusi pekerjaannya akibat konsentrasi yang terbagi. Lewat penyelidikan di internet, ia akhirnya menemukan dokter yang ahli dalam hal penyakit syaraf yang ternyata adalah guru dari dokter Mizuno. Bisa ditebak, jawaban yang diberikan juga sama : penyakit Aya tidak ada obatnya.
Sempat lama merenung, Shioka akhirnya memberitahu semuanya pada sang suami Mizuo, yang sempat histeris. Keesokan harinya pria itu melakukan hal yang tidak terduga : ia meminta semua keluarga Ikeuchi untuk mendukung Aya dalam sebuah pertandingan persahabatan.
Keduanya sempat panik saat Aya mendadak terjatuh, dan gadis itu sebenarnya juga sempat merasa ada yang tidak beres ketika bola yang dioper rekan setimnya melesat di sisi kiri kepalanya tanpa bisa ditangkap. Usai pertandingan, Aya menyempatkan diri mampir di taman untuk menjenguk anjing kecil, dan kembali bertemu Asou.
Saat tahu Aya diantar pulang oleh seorang pemuda, wajah Mizuo langsung berubah garang sampai sang putri memberitahu kalau pemuda itulah yang sempat menolongnya saat tes masuk SMU. Dengan gayanya yang khas, Mizuo meminta Asou untuk makan malam bersama. Bahkan, ia dan sang istri langsung mengiyakan saat Aya meminta ijin untuk merawat anjing kecil yang dibawanya.
Tangis keduanya tidak dapat ditahan lagi saat menemui dokter Mizuno, dengan terbata-bata baik Shioka maupun Mizuo tidak percaya kalau Aya bisa menderita penyakit yang bisa membuatnya tidak dapat lagi bergerak mengingat usianya yang baru 15 tahun.
Ketika Aya dipertemukan kembali dengan dokter Mizuno, ia hanya diminta untuk menuliskan kehidupannya sehari-hari di sebuah buku harian. Rupanya, semua itu adalah atas permintaan Shioka yang tidak ingin sang putri mengetahui apa yang dideritanya sejak dini.
Saat berada di luar ruangan, Aya kembali bertemu dengan gadis kecil yang pernah ditemaninya. Ia langsung menawarkan bantuan untuk membawakan kantong plastik ke ayah sang gadis cilik, dan tertegun saat melihat kondisi pria itu yang mengenaskan. Aya tidak tahu, pria tersebut menderita penyakit yang sama dengannya.

1 Litre of Tears Episode 3

Ketika sedang berlatih basket, sejumlah kecelakaan kecil yang dialaminya terus terbayang oleh Aya. Sayang, Shioka memutuskan untuk tidak memberitahu sang putri apa yang terjadi sebenarnya meski telah dianjurkan oleh dokter Mizuno.
Setelah pandangannya sempat kabur, Aya akhirnya kembali merasakan ada sesuatu yang tidak beres : tubuhnya tidak bisa digerakkan saat segerombolan anak kecil berlari menuju ke arahnya sehingga ia terjatuh. Di rumah, pengalaman itu dituliskannya di buku harian pemberian dokter Mizuno.
Di rumah keluarga Ikeuchi, Ako semakin jengkel melihat kedua orang tuanya terus menuruti keinginan Aya dan berkesan seolah sang kakak menjadi prioritas utama. Tidak ingin membuat adiknya gelisah, Aya beralasan kalau dirinya ada kesibukan lain.
Langkah gadis itu ternyata mengarah ke rumah sakit, dimana ia sempat bertabrakan dan mengobrol dengan ayah Asou yang ternyata dokter disana. Menjenguk Yuka, Aya langsung teringat akan sejumlah kejadian yang dialaminya saat diceritakan soal penyakit yang diderita ayah gadis kecil itu, dan memutuskan untuk menemui dokter Mizuno.
Berhasil menemui pria itu di sebuah restoran kecil, Aya akhirnya ragu untuk menuturkan kecurigaan akan kondisi dirinya dan memutuskan untuk pulang. Namun, pikiran itu terus terbawa saat dirinya menjadi dirigen dan berlatih bersama seisi kelas. Sebuah kejadian bersama Asou membuat air mata Aya tak urung menetes.
Suasana di keluarga Ikeuchi semakin tegang, Shioka bahkan kerap melupakan pekerjaannya dan terus memeriksa buku harian yang ditulis Aya. Adiknya Ako merasa dipinggirkan dan sempat mengatakan rela menderita penyakit supaya bisa mendapat perhatian dari kedua orang tuanya. Keruan saja, ucapan itu membuat Shioka marah dan menampar putrinya.
Aya yang belum pulang akhirnya memutuskan untuk melakukan penyelidikan lewat internet, dan terhenyak saat tahu sindrom penyakit mematikan yang diderita ayah Hana sama persis dengan yang dirasakannya. Ketika sampai dirumah, gadis itu berusaha menyembunyikan kesedihan didepan kedua orang tuanya dan berusaha ceria.
Setelah kembali ke sekolah, Aya kembali bertingkah seperti biasa. Asou yang keheranan setelah sempat melihat gadis itu menangis malamnya semakin bingung ketika gadis itu menyebut bahwa bisa jadi itu adalah untuk terakhir kalinya ia berada diatas pentas dan meminta Asou untuk menyanyi sepenuh hati.
Kejutan juga didapat oleh keluarga Ikeuchi, yang mendadak kedatangan dokter Mizuno. Lagi-lagi Shioka menolak ketika diminta untuk membeberkan semuanya pada Aya, dan menyebut sang dokter tidak tahu rasanya punya anak. Siapa sangka, dokter Mizuno ternyata juga punya pengalaman tidak terlupakan terhadap seorang bocah yang menderita penyakit sama seperti Aya.
Ucapan tersebut ternyata sukses mengetuk hati Shioka, yang kemudian menyusul suaminya Mizuo menyaksikan konser sekolah dimana Aya tampil. Setelah itu, mereka bertiga kembali ke rumah sakit menghadap dokter Mizuno.
Bisa dibayangkan, bagaimana reaksi Shioka dan Mizuo ketika Aya menuturkan dirinya telah tahu tentang penyakit yang diderita. Dengan berlinang air mata, cuma satu pertanyaan yang diajukan gadis itu kepada dokter Mizuno : mengapa dirinya yang terpilih sebagai penderita?

1 Litre of Tears Episode 4

Ketika makan malam tiba, Shioka masuk ke kamar Aya dan saling bertangis-tangisan saat sang putri mengatakan dirinya bakal kuat karena sang ibu telah memberinya harapan. Ia sempat mempertanyakan keputusannya memberitahu semua pada Aya, namun sang suami Mizuo mampu menghibur.
Keesokan harinya sikap Aya kembali berubah sehingga mengundang tanda tanya kedua orang tuanya, namun seperti biasa gadis itu mampu menutupi semuanya dengan sikap ceria sambil membatin kalau hidupnya bakal berubah sebentar lagi. Diam-diam, Asou terus memperhatikannya sambil mengingat percakapan terakhir keduanya di kelas Biologi.
Mulai mengalami kesulitan dalam melakukan pergerakan di tim basket, hati Aya berbunga-bunga saat kakak kelas yang disukai Kawamoto mengajaknya untuk menyaksikan pesta kembang api. Awalnya, gadis itu sempat berpikir untuk menolak namun atas saran Shioka, niat tersebut akhirnya diurungkan.
Dalam acara yang paling ditunggu-tunggu tersebut, Shioka mendandani Aya dengan pakaian musim panas yang begitu indah. Kebersamaan Aya dan Kawamoto langsung membuat banyak orang menduga kalau keduanya telah berpacaran, namun lagi-lagi terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat menyeberang jalan, tubuh gadis itu mendadak kaku hingga terjatuh dan kepalanya membentur trotoar.
Keruan saja, Aya langsung dilarikan di rumah sakit. Kondisi itu mulai dikuatirkan oleh adik-adiknya, yang mulai curiga terjadi sesuatu yang tidak beres pada diri Aya. Tidak mampu menjawab, diam-diam Shioka menyelinap keluar dan menangis sejadi-jadinya meratapi kondisi sang putri.
Di sekolah, Mari dan Saki dua sahabat baik Aya diberitahu oleh guru mereka tentang kondisi gadis itu yang masuk rumah sakit, dan memutuskan untuk menjenguk. Kejadian jatuhnya Aya juga membuat perasaan Kawamoto, yang sempat dipanas-panasi teman-temannya kalau salah memilih gadis, terhadap Aya mulai berubah.
Meski ragu, Kawamoto akhirnya menjenguk Aya di rumah sakit tepat pada saat gadis itu sedang menjalani sesi terapi. Dari wajahnya, terlihat betul sikap pemuda itu mulai berubah meski ia tetap mengajak Aya untuk berjalan-jalan di kebun binatang. Belakangan, Aya juga dikunjungi oleh Asou.
Berencana melakukan penelitian setelah mendengar percakapan dengan Dokter Mizuno, di sekolah tanpa sengaja Asou mendengar rencana Kawamoto untuk meninggalkan Aya. Padahal, di saat yang sama gadis malang itu sedang berdandan secantik mungkin untuk rencana kencan mereka.
Asou langsung berlari sekencang-kencangnya menuju rumah sakit, namun sesampai disana diberitahu kalau Aya sudah pergi. Di tengah hujan lebat didepan kebun binatang, Aya terus menunggu kemunculan Kawamoto namun yang muncul justru Asou dengan membawa payung.
Dengan suara dingin, Asou memberitahu kalau Kawamoto tidak akan datang meski ditunggu sampai kapanpun. Di depan pemuda itu, Aya menangis sesunggukan sambil menceritakan tentang penyakit yang dideritanya. Mendengar penuturan tersebut, Asou hanya bisa termangu sambil terus memayungi tubuh Aya yang sudah basah-kuyup.

1 Litre of Tears Episode 5

Meski telah diberitahu oleh Dokter Tanabe dan Dokter Mizuno ia diperbolehkan pulang setelah menerima dua suntikan, Aya tetap pesimis kondisinya bakal membaik. Apalagi, sang ibu Shioka juga telah datang ke sekolah untuk memberitahu kondisinya pada guru-guru.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, Shioka menyempatkan diri mampir ke tempat dimana Aya biasa bermain basket dan bayang-bayang aksi putrinya langsung hadir. Ketika bertemu dokter Mizuno, wanita itu sempat menolak ketika ditawari untuk membuat kartu yang mengesankan Aya seperti orang cacat, namun formulir pembuatan kartu tersebut akhirnya tetap dibawanya pulang.
Di rumah sakit, Aya dibantu oleh Ako saat membereskan pakaiannya dan diam-diam, sang adik memperhatikan cara Aya berjalan dan sadar ada sesuatu yang salah. Kecurigaan tersebut semakin menjadi ketika pulangnya Aya disambut dengan gembira oleh kedua orang tuanya.
Saat yang dinanti-nanti itu tiba juga, keesokan harinya Aya berangkat ke sekolah dengan menggunakan taksi (dan sempat diprotes Ako yang akhirnya terdiam setelah dinasehati kedua orang tuanya). Wali kelas akhirnya mengumumkan tentang kondisi Aya dan meminta rekan-rekan sekelasnya untuk memberi dukungan, namun gadis malang itu malah merasa ada kejanggalan.
Satu-satunya yang bisa menerima Aya apa adanya adalah Asou, meski saat bertemu gadis itu lagi-lagi terjatuh karena gangguan gerak motoriknya. Tanpa diketahui siapapun, Asou berusaha menyelidiki tentang penyakit Aya lewat internet.
Kerja keras Asou dalam mempelajari Biologi diam-diam diperhatikan oleh ibunya, yang langsung memberitahu sang suami kabar gembira tersebut. Rupanya, mereka berharap pemuda itu mampu meneruskan cita-cita mendiang Keisuke anak tertua mereka. Namun saat masuk kekamar, sang ayah mendapati Asou sudah tertidur dengan tumpukan buku-buku disampingnya.
Saat pelajaran olahraga, Aya memutuskan untuk tetap tinggal dikelas dan hanya memperhatikan teman-teman sekelasnya hingga mendadak jatuh pingsan. Untungnya Asou berada disana, gadis itu segera dilarikan ke rumah sakit.
Dari Dokter Mizuno, Asou akhirnya tahu dengan pasti penyakit apa yang diderita Aya. Baru saja melangkah keluar, ia telah dicegat oleh sang ayah yang setelah mengobrol tentang banyak hal, meminta sang putra untuk meninggalkan Aya. Keruan saja, Asou langsung menolak.
Di rumah keluarga Ikeuchi, Mizuo dan Shioka kembali bertengkar tentang apa yang harus mereka perbuat dalam menjaga Aya sampai tiba-tiba Ako muncul. Tak berapa lama, Aya yang berusaha turun dari kamarnya kembali terjatuh.
Tidak tahan lagi untuk menyimpan rahasia, Mizuo dan Shioka akhirnya menuturkan tentang penyakit yang sebenarnya diderita Aya pada ketiga anak mereka. Hiroki dan Rika langsung menunjukkan dukungan pada sang kakak, namun tidak demikian dengan Ako yang masih tidak bisa percaya begitu saja.
Di sekolah, Aya untuk terakhir kalinya berlatih basket sebelum memutuskan mundur dari tim. Mendadak, Haruto muncul dan menemaninya membereskan bola yang berserakan. Dalam perjalanan keluar, gadis itu meminta sang sahabat untuk membantunya menyelesaikan satu urusan lagi. Rupanya, hal itu berkaitan dengan Kawamoto.

1 Litre of Tears Episode 6

Berusaha menampilkan wajah ceria, Aya dan ibunya yang sedang mengajak Ganmo jalan-jalan bertemu dengan Hiroki yang sedang berlatih sepak bola. Dengan cepat, Aya menggambar garis gawang di sebuah tembok dan meminta sang adik untuk menendang bola ke arah sana.
Dalam perjalanan pulang, tanpa sengaja Hiroki mendengar pembicaraan beberapa wanita tentang kondisi Aya dan mulai merasa jengah dengan keberadaan kakaknya. Di tempat lain, Dokter Mizuno mulai kuatir dengan perkembangan Aya saat membaca tulisan terakhir gadis itu di buku hariannya.
Tidak cuma di tempat umum, di sekolah pun Aya mulai mendapat perlakuan berbeda dari teman-temannya. Salah satunya yang merasa iri adalah Tomita dan seorang sahabatnya, yang merasa Aya bisa merebut Asou dari gadis itu.
Begitu juga di toko tofu, Tohei salah satu sahabat Asou muncul bersama sang ayah, yang sempat enggan namun akhirnya makan karena merasa kasihan, untuk mencoba makanan disana. Sejumlah pelanggan yang datang juga langsung mengambil makanan sendiri begitu melihat Aya, sampai Ako muncul untuk membantu.
Ketika sedang berada di lab Biologi bersama Kouhei dan Nakahara, Haruto dikagetkan oleh kemunculan mendadak Tomita yang langsung memarahi Kouhei karena dianggap tidak becus menjadi ketua kelas. Kemudian, dengan suara manis gadis itu menawarkan bantuan ke Haruto, yang langsung ditolak dengan suara dingin.
Mendengar nada bicara sang sahabat, Nakahara dan Kouhei meminta Naruto supaya bersikap lebih baik mengingat Tomita menyukai Haruto. Ucapan itu tidak digubris pemuda itu, yang saat pulang melihat Aya naik ke dalam sebuah bis. Ketika itu, dengan perasaan malu Aya menunjukkan kartu tanda orang cacatnya pada supir.
Berkat latihan kerasnya, Hiroki akhirnya terpilih sebagai striker tim dan hal itu membuat teman-temannya kagum…….kecuali satu orang : Nakama, yang posisinya tersingkir. Begitu sampai dirumah, keberhasilan itu dirayakan oleh keluarga Ikeuchi terutama Aya yang langsung menjahitkan sesuatu di kaos sang adik.
Sayang, keesokan harinya terjadi sesuatu yang membuat Hiroki berubah. Teman-teman setimnya (plus Nakama) mendapati seorang anak kecil menanyai Aya soal cara berjalannya yang aneh, dan langsung mengenali gadis itu sebagai kakak Hiroki. Bisa ditebak, Hiroki habis-habisan diejek dan bolanya ditendang ke tengah danau.
Pulang ke rumah dengan perasaan sedih, Hiroki dengan suara tinggi langsung meminta Aya supaya tidak menghadiri pertandingan yang bakal dimainkannya. Namun, kemunculan Asou yang mengembalikan bolanya ditambah omongan dari hati ke hati oleh keluarga Ikeuchi (didahului oleh aksi Ako yang membela Aya didepan Nakama dan teman-teman setim) membuat Hiroki merasa bersalah.
Obrolan tersebut tanpa sengaja didengar oleh Aya, yang langsung memutuskan untuk keluar rumah demi menenangkan diri. Ketika kembali, ia beralasan tidak dapat datang ke pertandingan Hiroki karena harus pergi dengan Mari dan Saki, kemudian memberikan hadiah yang telah disiapkannya untuk sang adik.
Asou yang paham betul bagaimana perasaan Aya berusaha membujuk gadis itu untuk tetap menghadiri pertandingan Hiroki. Sempat berpikir untuk melewatkan pertandingan dan pergi dengan dua sahabatnya Mari dan Saki, bujukan Ako sukses membuat Aya berubah pikiran.

1 Litre of Tears Episode 7

Seperti kebiasaan rakyat Jepang umumnya, keluarga Ikeuchi mendatangi kuil untuk meminta berkat. Tidak cuma itu, ide Mizuo membuat mereka melakukan foto keluarga. Terbawa oleh suasana gembira, seluruh anggota keluarga terlihat mulai bisa menerima keadaan ‘baru’.
Begitu sampai di sekolah, Aya telah ditungu oleh Mari dan Saki yang bergantian mendorongkan kursi roda yang didudukinya. Sudah tentu, hal itu membuat Aya sangat gembira karena masih bisa berada ditengah-tengah para sahabatnya.
Tidak cuma itu, hubungan persahabatannya dengan Asou, yang merasa beberapa ucapan Aya sangat mirip dengan mendiang kakaknya, semakin akrab. Saat mendorong kursi roda gadis itu, keduanya mendengar suara lantai kayu yang berderit dan sama-sama tersenyum.
Sayang dengan kondisi sekarang, sulit bagi Aya untuk bisa mengikuti pelajaran seperti layaknya orang normal. Hal itu juga dirasakan oleh wali kelas, yang setelah bertemu dengan Shioka dan kepala sekolah, menyarankan supaya Aya dimasukkan ke sekolah khusus supaya tidak menghambat rekan-rekan sekelasnya.
Baru saja menyerahkan apa harapannya untuk masa depan kepada seorang guru, Aya dicegat oleh Mari saat pulang sekolah. Rupanya, sang sahabat telah mendengar kabar Aya keluar dari tim basket, dan marah.
Selama sesi rehabilitasi, Aya diberikan ‘hadiah’ beban yang dipasang pada kakinya supaya bisa berjalan lebih baik. Kondisi tersebut terus diperhatikan oleh Dokter Mizuno, yang menyarankan pada Shioka supaya Aya bisa dimasukkan ke sekolah khusus untuk orang cacat.
Atas saran Dokter Mizuno, Shioka mengunjungi sekolah untuk kaum cacat dan disambut oleh seorang gadis bernama Azumi yang ternyata memiliki penyakit seperti Aya. Melihat semangat Azumi dan obrolan singkat yang sempat terjadi diantara keduanya, Shioka pulang dengan semangat baru.
Di sekolah, pertengkaran antara Aya dan Mari ternyata masih berlanjut dan hal itu diketahui Asou saat mendorong kursi roda yang diduduki Aya. Disambut oleh Shioka yang menjemput sang putri, Asou sempat ragu-ragu ketika ditawari untuk makan malam bersama karena sikap Mizuo ayah Aya yang dianggap tidak biasa.
Siapa sangka, keesokan harinya hubungan antara Aya dan Mari membaik. Semua berawal ketika keduanya bertemu di atap sekolah dan lewat obrolan, akhirnya bisa menyelesaikan perselisihan dengan baik. Saat turun, Maki mendorong kursi roda Aya sambil bercakap-cakap.
Saat kembali ke rumah, Aya mendapati formulir pendaftaran sekolah untuk kaum cacat dari sebuah laci. Sempat kebingungan dan merasa kecewa, gadis itu akhirnya memutuskan untuk menemui kedua orang tuanya dan menuturkan ingin menentukan sendiri masa depannya.
Kembali ke sekolah untuk mendukung tim basket, Aya langsung disambut dengan hangat oleh mantan rekan-rekan setimnya, yang berinisiatif memberikan hadiah pada gadis itu. Namun, sambutan berbeda diberikan para orang tua murid saat pertemuan
Semua memprotes hasil kurang memuaskan yang diperoleh putra-putri mereka yang diduga gara-gara gadis malang itu. Dengan wajah memelas, Shioka meminta semua yang hadir untuk memberi waktu bagi putrinya untuk menyesuaikan diri. Perdebatan tersebut secara tidak sengaja didengar oleh Asou.

1 Litre of Tears Episode 8

Di rumah keluarga Asou, ayah dan ibu Haruto mendiskusikan kejadian saat pertemuan orang tua murid dan obrolan tersebut sempat terhenti oleh ucapan Haruto yang berusaha membela Aya. Namun dengan dingin, sang ayah memintanya untuk tidak ikut campur.
Di sekolah, Aya lagi-lagi mengalami kesulitan saat pelajaran bahasa Inggris dan Asou hanya bisa memandangnya dengan tidak berdaya. Satu-satunya hiburan gadis itu adalah saat berada di lab Biologi dan mendengar cerita Asou, namun setelah sempat berdebat soal masa depan Aya, obrolan terhenti oleh kemunculan Shioka.
Saat sampai di rumah, Aya mendapat kejutan baru : ibunya Shioka memutuskan berhenti bekerja demi berkonsentrasi merawat Aya. Keputusan ini sudah tentu ditentang sang putri, yang langsung menuliskan kejadian tersebut di buku hariannya.
Ketidakberdayaan Aya di sekolah membuat jengkel Tomita, namun gadis itu hanya bisa terdiam ketika Asou membela Aya dan mendorongnya dengan kasar. Sementara itu demi membeli kursi roda yang lebih nyaman, Mizuo mulai berpikir untuk mengambil pekerjaan tambahan. Mendengar obrolan kedua orang tuanya, Aya merasa telah menyusahkan banyak orang.
Rasa bersalah Aya makin berlipat ganda keesokan harinya ketika ia nyaris saja terjatuh dari tangga kalau saja tidak ditolong Mari. Namun akibatnya, tangan sang sahabat yang berusaha menjaganya terluka sehingga tidak bisa mengikuti pertandingan basket di akhir minggu.
Mari dan Saki mulai merasa kehilangan harapan dalam membantu Aya, dan hal tersebut dirasakan oleh sang sahabat saat masuk ke kelas, yang suasananya mendadak hening. Sempat meminta ijin keluar, secara tidak sengaja Aya mendengar diskusi serius rekan-rekan sekelas tentang kondisinya yang dipimpin Tomita.
Dari sekian banyak murid, Aya hanya bisa terharu mendengar ucapan Asou yang tetap membelanya, sebelum kemudian pemuda itu menoleh dan terkejut melihat kehadiran Aya disana. Merasa tidak enak, gadis itu mengambil buku-bukunya dan bergerak keluar diiringi pandangan rekan-rekan sekelasnya yang merasa bersalah.
Tahu kalau hati Aya tidak keruan, Asou menawarkan untuk mendorong kursi roda gadis itu dan sambil terus terdiam, tanpa terasa keduanya berada di tengah sebuah jembatan. Aya akhirnya tidak dapat menahan tangisnya dan Asou, sahabat yang biasanya mampu memberi penghiburan, kali ini tidak bisa berkata apa-apa dan ikut menitikkan air mata.
Setelah memikirkan semuanya dengan matang, Aya memutuskan untuk meneruskan pendidikan di sekolah khusus untuk orang cacat dan memutuskan untuk menyampaikannya lewat pidato perpisahan didepan kelas. Bisa ditebak, semua yang mendengar ucapan gadis itu tidak dapat menahan tangis.
Ketika hendak pulang, Asou dan rekan-rekan sekelasnya (termasuk Mari dan Saki) mengejar Aya yang didampingi oleh Shioka. Setelah memanggil nama gadis itu, Asou mengumpulkan teman-temannya dalam barisan dan bersama-sama mereka menyanyikan lagu yang pernah dilantunkan saat kontes di sekolah dengan suasana penuh haru.

1 Litre of Tears Episode 9

Ketika sedang mengendarai sepeda, Asou bertemu Mizuo dan mengajaknya ke rumah keluarga Ikeuchi. Ditengah keterkejutan Aya melihat pemuda itu, Mizuo sempat membuat Asou malu sebelum mereka makan malam bersama.
Setelah makan selesai, Aya mendapat hadiah dari keluarganya : sebuah ponsel baru. Dengan cepat, Asou langsung menanyakan nomor gadis itu, namun langsung dipotong oleh Mizuo. Setelah berada di luar, pemuda itu kembali menanyakan hal yang sama, namun lagi-lagi mendapat penolakan.
Ketika Aya mulai kuatir kalau gerak motoriknya semakin sulit, di tempat lain Asou bertemu dengan Ako yang sedang belajar dengan giat di perpustakaan. Dengan santai, pemuda itu membantu adik Aya tersebut dengan menunjukkan sejumlah kesalahan yang dilakukannya.
Di sekolah, untuk pertama kalinya Aya bertemu dengan Asumi dan kaget saat tahu gadis itu memiliki penyakit yang sama dengannya. Tak berapa lama, dari rumah Mizuo berusaha menelepon Aya dan sempat heran saat mendengar ponsel gadis itu selalu dalam keadaan sibuk. Sambil bercanda, Ako menyebut kalau sang kakak pasti sedang mengobrol dengan Asou.
Dugaan tersebut tidak salah, di tempat lain Dokter Asou mendapati putranya sedang mengobrol dengan Aya lewat ponsel di koridor. Begitu selesai, Aya mulai memperhatikan buku hariannya dan sadar tulisan tangannya semakin sulit dibaca.
Nasehat Dokter Asou tidak diperdulikan oleh Haruto, yang semakin dekat dengan Aya. Bersama, keduanya melakukan kencan di arena akuarium raksasa. Sempat ditinggal sendirian, Aya kembali mengalami kesulitan saat diminta menunjukkan arah, dan akhirnya hanya bisa menggunakan jarinya. Beruntung, tak lama kemudian Asou muncul.
Karena ketinggalan bis, Asou dan Aya akhirnya memutuskan untuk pulang dengan taksi tepat pada saat hujan lebat turun. Di rumah, keluarga Ikeuchi mulai kuatir dengan sang putri yang belum juga pulang. Melihat Aya muncul bersama Asou, Shioka yang emosi langsung memarahi pemuda itu sebelum belakangan meminta maaf dan meminta waktu bicara.
Nada bicara Shioka yang begitu serius membuat Asou dan Aya, yang mendengar dari ruang sebelah, sama-sama sedih. Pulang ditengah hujan lebat dengan payung, ditengah jalan Asou mendapat telepon dari Aya yang semakin sulit berbicara. Dengan terbata-bata, gadis itu menyebut keduanya sulit untuk bisa bersatu sebelum kemudian menutup telepon dan menangis tersedu-sedu.
Ketika sedang mengembalikan buku di perpustakaan, secara tidak sengaja Asou bertemu dengan Ako, yang akhirnya mengaku kalau usaha kerasnya dalam belajar adalah demi Aya sang kakak. Sambil tersenyum, Asou mengutarakan kekagumannya pada Ako dan menyebut gadis itu memiliki sifat yang sama seperti Aya.
Dalam perjalanan pulang, pemuda itu memutuskan untuk mendatangi Aya di sekolahnya. Bisa dibayangkan, bagaimana perasaan Aya melihat kemunculan Asou hingga gadis itu tidak dapat berkata-kata dan hanya bisa meneteskan air mata. Apalagi, belakangan Asou mengakui kalau dirinya menyukai Aya.
Setelah pengakuan Asou, hidup Aya terasa lebih bahagia lagi saat keluarga Ikeuchi mengunjunginya di sekolah dan memberi kejutan : Ako yang telah lulus ujian masuk mengenakan seragam SMU dimana Aya dulu bersekolah. Bisa ditebak, gadis itu langsung tersenyum lebar dan menatap Ako dengan penuh rasa bangga.

1 Litre of Tears Episode 10

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, Aya akhirnya lulus dari sekolah khusus untuk orang cacat. Meninggalkan sekolah, gadis itu disambut gembira oleh keluarga Ikeuchi. Di saat yang sama, Asou juga sibuk mempersiapkan diri untuk tes masuk universitas.
Untuk merayakan, keluarga Ikeuchi mengundang beberapa teman Aya untuk makan bersama (termasuk Asou). Mendengarkan rencana masa depan mereka, Aya hanya bisa memandang dengan penuh arti. Malamnya, gadis itu kembali mengisi buku harian untuk mencurahkan semua perasaan dan kesulitan yang dialami.
Diam-diam ia merasa minder terutama saat diajak Asou berkeliling kampus, karena sadar tidak bisa bersama pemuda itu seperti pasangan lainnya dalam kondisi normal. Namun dengan setia, Asou terus berada disamping Aya saat gadis itu melakukan rehabilitasi.
Bahkan, pemuda itu memberi kejutan dengan seikat bunga yang indah yang langsung membaut Aya berseri-seri. Diam-diam kondisi ini diperhatikan oleh sang ayah, yang saat bertemu Shioka menyampaikan kekuatirannya akan hubungan Asou dan Aya. Rupanya, pria itu tidak ingin keduanya terluka di masa depan.
Di kamar rumah sakit tempatnya dirawat, Aya menceritakan apa yang dirasakannya belakangan pada Asou yang duduk di sampingnya. Obrolan mereka terputus oleh kemunculan Shioka, yang mengabarkan kalau sang putri dan Asou diundang untuk menghadiri pernikahan Madoka mantan guru Aya di sekolah khusus.
Belakangan, keceriaan Aya kembali hilang ketika dirinya secara tidak sengaja terjatuh saat hendak ke kamar mandi. Asou berusaha menolong namun ditolak, hingga akhirnya Shioka dan Ako yang muncul belakangan membantu gadis malang itu yang menangis tersedu-sedu. Bisa dibayangkan, bagaimana perasaan Asou yang tidak berdaya membantu gadis yang dicintainya.
Kondisi mengenaskan itu juga dirasakan oleh Shioka, yang setengah mati menahan air matanya saat membersihkan ceceran air di lantai. Malamnya, Aya yang terus termenung akhirnya memutuskan untuk menggunakan telepon, namun tangannya yang terus bergetar membuat semuanya berantakan.
Di rumah keluarga Ikeuchi, Shioka mendapat firasat tidak enak dan memutuskan untuk menyusul Aya di rumah sakit. Ketika sampai, ia terkejut mendapati sang putri tidak ada di ranjang dan setelah mencari kesana-kemari, akhirnya menemukan Aya dalam keadaan mengenaskan di dekat sebuah telepon umum.
Aya sadar kalau kondisinya sudah semakin buruk, dan memutuskan untuk menulis surat pada Asou setelah melihat kalung lumba-lumba yang diberikan pemuda itu. Rencananya, surat itu akan diberikan pada saat gadis itu bersama sang kekasih menghadiri pernikahan mantan gurunya Madoka.
Saat pesta pernikahan, secara mengejutkan Aya mendapat buket bunga yang dilemparkan pengantin wanita yang langsung membuat senyumnya mengembang. Namun saat dibawa kembali ke rumah sakit, gadis itu mendadak tersedak dan membuat semuanya panik. Dengan susah-payah, Aya berusaha berkomunikasi dengan kedua orang tuanya dan Dokter Mizuno.
Ketika sedang berjalan pulang, Asou mendadak teringat dan mulai membaca surat yang diberikan Aya. Air matanya tidak dapat ditahan lagi saat mulai membaca bagian akhir, apalagi didalam surat tersebut Aya ternyata juga mengembalikan kalung lumba-lumba yang pernah diberikan pada gadis itu.
Aya sendiri menangis tersedu-sedu saat menceritakan perpisahannya dengan Asou pada kedua orangtuanya, yang keruan saja membuat Shioka bingung. Namun, ucapan gadis itu yang mempertanyakan kemungkinannya bisa menikah kelak membuat semua terdiam, bahkan Mizuo tidak dapat mengontrol emosinya lagi mendengar ucapan sang putri.
Shioka berusaha menghibur Aya, namun sambil terus menangis Aya mendorong tubuh sang ibu untuk menjauhinya. Pulang ke rumah dengan hati hancur, Asou berpapasan dengan ayahnya dan sambil memegang surat pemberian Aya, hanya bisa menerima kenyataan bahwa ucapan pria setengah baya itu benar.

1 Litre of Tears Episode Terakhir

5 tahun telah berlalu sejak Aya divonis menderita sakit, dan kondisinya terus menurun. Ketika makan bersama, ia mencetuskan keinginannya untuk kembali ke Higashikou. Didorong oleh Ako, Aya kembali teringat dengan kenangan manis semasa bersekolah disana.
Saat berusaha bangkit dari tempat tidur, Aya terjatuh dan sadar kalau dirinya sudah tidak mampu berjalan. Keadaan ini langsung ditanggapi serius oleh Dokter Mizuno, yang mengingatkan Shizuo dan Shioka kalau hal itu bakal mempengaruhi kejiwaan putrinya.
Meski sudah setahun berlalu, Asou ternyata masih belum melupakan Aya. Melihat gadis itu dari kejauhan, ia menegur sejumlah mahasiswa kedokteran yang memeriksa Aya dan meminta mereka untuk memperlakukan gadis yang dicintainya itu seperti orang normal. Tak berapa lama, Aya kembali harus dirawat karena tersedak saat sedang makan.
Oleh Dokter Mizuno, Asou diminta untuk tetap menjaga semangatnya demi Aya dan menyerahkan sepucuk kartu pos. Rupanya, benda itu berasal dari seorang gadis yang menderita penyakit mematikan yang sama namun bisa bangkit berkat berita di sebuah media tentang semangat Aya.
Di balik kelambu yang menutup ranjang Aya, Asou membacakan surat tersebut sampai akhirnya tangan gadis itu terjulur lemah. Dari situ, Aya akhirnya menemukan arti hidup yang sebenarnya,dan ucapan itu membuat Asou tidak dapat menahan air matanya yang terus mengalir.
Menyambut Natal yang bakal tiba, Aya meminta supaya diperbolehkan untuk kembali ke tengah keluarga Ikeuchi. Kedua orang tua gadis itu sempat ragu-ragu karena sadar hal itu bisa membuat kondisi putrinya menurun, namun Dokter Mizuno (setelah memikirkan obrolannya dengan Aya) akhirnay memberi ijin.
Sebelum gadis itu kembali, Shizuo dan Shioka mengadakan pertemuan dengan ketiga anak-anaknya untuk memberi tahu kondisi Aya namun ucapan tersebut langsung dipotong oleh Ako yang menyebut mereka harus membuat sang kakak benar-benar nyaman. Ucapan itu akhirnya benar-benar ditepati, meski sempat ada suasana haru saat Shioka membaca surat yang ditulis oleh Aya.
Kondisi Aya yang semakin menurun membuatnya sulit berbicara dan harus mengandalkan papan bantu. Tanpa tahu kalau kisahnya telah menjadi inspirasi banyak orang, ia meminta Shioka untuk mengeluarkan semua buku harian yang telah ditulisnya.
Begitu Asou datang menjenguk, Aya meminta pemuda itu untuk membacakannya dari awal. Keruan saja, Asou tidak dapat membendung air matanya (lagi) apalagi ditengah penyakitnya, Aya masih juga memberi semangat untuk tidak menyerah dan terus hidup.
Tidur dengan tersenyum sambil meneteskan air mata, akhirnya Aya meninggal diiringi mimpi dirinya menjadi pencetak angka penentu dalam pertandingan basket. Diiringi pandangan lesu Dokter Mizuno, Mizuo dan Shioka tidak dapat lagi menahan kesedihannya.
Tidak terasa setahun sudah berlalu sejak Aya pergi, saat mengunjungi makam sang putri Mizuo dan Shioka bertemu dengan Dokter Mizuno. Tidak hanya mereka bertiga, banyak orang dari seluruh penjuru Jepang datang untuk memberi penghormatan di makam Aya, gadis yang telah mengubah hidup banyak orang yang sempat putus asa.

Sumber :
http://pangeran229.wordpress.com/2010/10/20/sinopsis-j-dorama-1-litre-of-tears/
http://rpchandra.wordpress.com/2007/01/07/1-litre-of-tears/

.. T_T .. drama ini bnar2 mngharukan... bkin banjir air mata...