This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 Januari 2012

Sejarah

 Perang Dingin
(Amerika Serikat >< Uni Soviet)
Perang dingin adalah sebuah "perang" di mana pasukan kedua musuh utamanya sebenarnya tidak pernah saling bertarung. Istilah "Dingin" digunakan untuk menjelaskan hubungan antara Amerika Serikat (beserta sekutunya disebut Blok Barat) dan Uni Soviet (beserta sekutunya disebut Blok Timur) selama masa 45 tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Ditakutkan bahwa perang ini akan berakhir dengan perang nuklir, yang akhirnya tidak terjadi.

Awal Perang Dingin
l  8 Agustus 1945 Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang
l  10 Agustus 1945 AS menjatuhkan bom atom di Jepang yang mengakhiri perang di Timur Jauh tanpa intervensi Soviet
l  Soviet terpicu untuk membangun reaktor nuklirnya sendiri
l  Situasi ini mengawali perang dingin diplomasi antara dua negara bekas sekutu tersebut.
Latar Belakang Perang dingin
1.      Perbedaan paham. AS paham liberal-kapitalis, sedangkan Uni Soviet paham sosialis-.
2.      Persaingan pengaruh blok barat dengan blok timur.
Usaha yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet pada saat perang dingin berlangsung:
-          Pembentukan komunis lembaga donatur ekonomi
Contoh: a) Marshall plan oleh Amerika Serikat untuk Eropa Barat
                          b) MSA oleh Amerika Serikat untuk daerah-daerah di Asia
                          c) Throuman Doktrin oleh Amerika Serikat untuk Turki dan Yunani
                          d) Molotov plan oleh Uni Soviet
-          Pembentukan pakta pertahanan militer
Contoh: NATO (North Atlantic Treaty Organization) dan SEATO (South East Asia Treaty Organization), ANZUS, dan METO yang di bentuk oleh Amerika Serikat dan Pakta Warsawa yang dibentuk oleh Uni Soviet.
SEATO di bentuk untuk membendung pengaruh komunis di Asia Tenggara, NATO dibetuk untuk membendung pengaruh komunis di Eropa Barat, ANZUS dibentuk untuk membendung pengaruh komunis di Pasifik Selatan (Australia dan Selandia Baru) dan METO untuk membendung pengaruh komunis di Timur Tengah. Sedangkan Pakta Warsawa yang di bentuk Uni Soviet di Eropa Timur adalah untuk menandingi NATO yang di bentuk oleh Amerika Serikat yang berupa kerja sama pertahanan dan keamanan negara-negara komunis.
-          Kegiatan Spionase
Kegiatan memata-matai negara musuh untuk negaranya masing-masing. Amerika Serikat menggunakan CIA (Central Intelligence Agency) sedangkan Uni Soviet menggunakan KGB (Komitet Gusudarstvennoy Bezopasnosti) dalam melakukan kegiatan mata-mata mereka.
-          Politik Pecah Belah
Demi kepentingan politik, ekonomi, dan militer, kedua negara (Amerika Serikat dan uni Soviet) mengadakan politik pecah belah. Negara dan bangsa yang terpecah belah antara lain Korea, Vietnam, dan Jerman. Khusus untuk Vietnam dan Jerman, negara ini telah bersatu kembali setelah perang dingin ini berakhir.
Ciri Karakter Perang Dingin:
1.      Adanya sistem aliansi
2.      Perlombaan senjata
3.      Kegiatan spionase
4.      Persaingan ekonomi
Pada saat perang dingin berlangsung, sempat timbul bahaya perang nuklir. Oleh karena itu terdapat juga berbagai upaya untuk mencegah bahaya perang nuklir tersebut. Sebagai contoh, selama periode tahun 1968-1982 telah dilakukan perjanjian berikut:
a.       Perjanjian Non-Poliferasi Nuklir(1968) antara Uni Soviet, Amerika Serikat, dan Inggris. Isinya tentang kesepakatan untuk tidak menjual senjata nuklir atau memberikan informasi kepada negara-negara non-nuklir.
b.      Perjanjian Pembatasan Senjata-senjata Strategis (1972) yang berisi kesepakatan untuk membatasi persediaan senjata-senjata nuklir strategis.
Usaha untuk meredakan Perang Dingin :
1.      Melalui KAA (Konferensi Asia-Afrika) yang di pelopori oleh Ali Sastroamidjojo
2.      Melalui GNB (Gerakan Non Blok). Gerakan ini adalah gerakan yang tidak memihak pada blok barat maupun blok timur.
3.      Melalui PBB yang bertugas menciptakan perdamaian dunia.
4.      Melalui Konferensi bilateral yang dilakukan oleh AS dengan Uni Soviet yang saling mengadakan pertemuan.
5.      Melalui penghargaan Internasional yang diberikan untuk presiden Mesir yaitu Anwar Sadad yang berdamai dengan negara Israel.
Peristiwa yang mengakhiri perang dingin :
a.       Runtuhnya Uni Soviet
b.      Tumbangnya komunis di Eropa Timur
c.       Bersatunya kembali negara Jerman
d.      Semakin kuatnya peranan ASEAN dan GNB
Perang dingin ini baru mulai mereda pada akhir tahun 1980 an ketika gorbachev menjadi pemimpin tertinggi di uni soviet dan amerika serikat dibawah kepemimpinan  Ronald Reageant dan diteruskan ke penggantinya yaitu George Bush. Beberapa hasil kongkret yang dicapai ialah pengurangan rudal nuklir jarak pendek dan menengah , pengurangan personil aktif dan sejumlah tank dinato dan pakta warsawa.
Dampak terjadinya Perang Dingin bagi dunia :
  1. Timbulnya kecemasan bayang-bayang akan Perang Dunia Ke 3
  2. Berdirinya Gerakan Non Blok
  3. Jerman terbagi menjadi dua bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur yang dibatasi oleh Tembok Berlin. Yang kemudian bersatu kembali ketika perang dingin berakhir.
Dampak Perang Dingin Bagi Indonesia:
Indonesia dijadikan ajang pengaruh demokrasi dan sosialis-komunis yang berdampak pada politik dan ekonomi Indonesia. Indonesia dihadapkan pada pilihan blok barat atau blok timur. Namun Indonesia dengan tegas menyatakan kebijakan luar negerinya tidak memihak siapapun dan ikut meredakan ketegangan. Arah politik luar negeri Indonesia adalah politik bebas-aktif. Demikian juga dalam bidang ekonomi, Indonesia memiliki prinsip sendiri yaitu Demokrasi Ekonomi.